Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan keprihatinannya atas kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Sintang yang masih sangat tertinggal. Hal itu ia ungkapkan Bupati Sintang pada Senin, 3 November 2025
Menurut Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala masih banyak ruas jalan kabupaten yang berada dalam kondisi rusak berat, sulit dilalui pada musim hujan, dan membutuhkan penanganan segera. Namun upaya perbaikan terhambat karena alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2026 tercatat nol persen atau tidak mendapatkan alokasi dari pemerintah pusat.
“Kondisi jalan kita sangat tertinggal. Masyarakat di banyak wilayah masih kesulitan akses, sementara DAK Fisik 2026 untuk Sintang nol persen. Ini situasi yang sangat berat bagi kami,” tegas Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala
“minimnya alokasi anggaran pusat berdampak langsung pada program prioritas infrastruktur yang selama ini sangat mengandalkan dukungan DAK, terutama sektor jalan dan jembatan” Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala
Meskipun demikian, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menegaskan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Sejumlah langkah alternatif tengah disiapkan, antara lain melakukan advokasi kembali ke pemerintah pusat agar Sintang memperoleh tambahan alokasi anggaran, mengoptimalkan APBD, meski ruang fiskal daerah tergolong sempit. Mendorong kolaborasi lintas instansi, termasuk provinsi dan pihak swasta, dalam pembangunan infrastruktur strategis. Memastikan perencanaan pembangunan lebih terukur, agar setiap rupiah yang digunakan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
“saya berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali kondisi geografis dan kebutuhan mendesak Kabupaten Sintang. Kami tetap berupaya keras agar pembangunan tidak terhenti. Infrastruktur jalan adalah kebutuhan utama masyarakat,” tutup Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala



