Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, membuka sekaligus menghadiri kegiatan “Kita Indonesia” yang dilangsungkan di Pendopo Bupati Sintang pada hari Rabu, 12 November 2025.
“Kita Indonesia” adalah program yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui kegiatan seperti diskusi kebangsaan dan pertunjukan seni budaya.
Dalam sambutannya, Bupati Sintang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan semangat kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Sintang yang dikenal sebagai daerah multietnis, multikultural, dan penuh dinamika sosial.
“Melalui kegiatan Kita Indonesia ini, saya ingin menegaskan kembali bahwa keberagaman bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan besar yang harus dirawat bersama. Sintang adalah rumah bagi banyak suku, bahasa, dan budaya, dan semua itu adalah anugerah yang membuat kita kaya,” ujar Bupati Bala dalam pidatonya.
Kegiatan “Kita Indonesia” dirancang sebagai ruang interaksi bagi masyarakat untuk memperkuat komitmen terhadap nilai toleransi, gotong royong, dan solidaritas. Selama acara berlangsung, ditampilkan sejumlah kegiatan seperti pembacaan deklarasi kebangsaan, persembahan seni budaya dari berbagai komunitas, dialog lintas generasi, serta pameran foto yang menampilkan perjalanan Sintang dalam merawat keberagaman.
Ketua panitia acara, Riko Andrianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat rasa kebangsaan, terutama di tengah tantangan era digital yang kerap memunculkan disinformasi dan potensi perpecahan.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Kita ingin menegaskan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bekerja sama demi Sintang yang damai dan maju,” jelasnya.
Salah satu yang menjadi sorotan pada kegiatan tersebut adalah antusiasme generasi muda. Sejumlah organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa turut mengambil peran, baik dalam penampilan maupun diskusi tematik. Mereka menampilkan berbagai pertunjukan seni seperti tari tradisional Dayak, musik Melayu, dan paduan suara yang membawakan lagu-lagu nasional.
Bupati Sintang memberikan apresiasi khusus kepada para pemuda dan pelajar yang dianggap sebagai motor penggerak harmonisasi sosial di masa depan.
“Anak muda harus berada di garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa. Mereka adalah penerus yang akan menentukan arah masa depan Sintang dan Indonesia,” tegas Bupati Bala.
Selain itu, dalam acara “Kita Indonesia”, pemerintah daerah juga menegaskan komitmen untuk terus mendukung program-program yang mendorong kerukunan dan kebersamaan masyarakat, termasuk pembinaan organisasi kepemudaan, pengembangan budaya lokal, serta kolaborasi lintas komunitas.
Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh para perwakilan organisasi dan tokoh masyarakat yang menyatakan kesiapan untuk terus menjaga kedamaian, toleransi, dan persatuan di Kabupaten Sintang.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap bahwa semangat kebangsaan dan persaudaraan dapat terus mengakar kuat pada seluruh lapisan masyarakat. “Kita Indonesia” bukan hanya slogan, tetapi nilai yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.



