Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, secara resmi menutup rangkaian Turnamen Bulutangkis Bupati Cup 2025. Acara puncak yang diwarnai pertandingan final ini digelar di GOR Ahmad Yani, Sintang, pada Senin (10/11/2025).
Turnamen yang diselenggarakan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sintang ini telah berlangsung selama sepekan penuh. Ajang ini menjadi puncak dari semangat juang dan sportivitas para atlet dari berbagai kategori yang telah bertanding.
Dalam sambutan penutupannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, panitia, dan masyarakat. Ia menilai seluruh pihak telah berkontribusi menyukseskan ajang olahraga bergengsi tersebut.
“Turnamen ini bukan hanya tentang siapa yang menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana semangat olahraga dapat mempersatukan dan melahirkan atlet-atlet berprestasi untuk Kabupaten Sintang,” ujar Bupati Sintang
“saya berharap turnamen ini dapat terus menjadi wadah untuk menjaring bibit unggul dan mempererat persaudaraan di Bumi Senentang. Saya berterima kasih karena kegiatan ini bisa berjalan dengan baik sampai selesai. Saya juga mengapresiasi kerja keras panitia serta antusiasme para peserta yang telah menjadikan turnamen ini sukses dan berkesan,” ujar Bupati Sintang.
“saya juga menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan seperti turnamen Bupati Cup ini merupakan bukti nyata dari hasil partisipasi masyarakat dalam membayar pajak, bukan proyek pribadi kepala daerah. Hadiah dan acara ini bisa terlaksana karena partisipasi kita semua membayar pajak. Ini bukan proyek bupati, tapi wujud kebersamaan kita. Karena kita membayar pajak, maka kegiatan seperti ini bisa berjalan” terang Bupati Sintang
“saya mengajak masyarakat Sintang untuk terus mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak. Menurutnya, pajak memiliki peran penting dalam mendanai berbagai kegiatan, termasuk pembinaan olahraga dan peningkatan fasilitas publik. Oleh sebab itu, saya mengajak kita semua untuk selalu membayar pajak. Kalau kegiatan olahraga seperti ini saja bisa terlaksana karena pajak, berarti semakin banyak yang taat pajak, semakin banyak pula kegiatan positif yang bisa kita lakukan” tutup Bupati Sintang.



