Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny menyampaikan harapannya agar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sintang dapat semakin berperan aktif dalam membantu pengembangan tenun lokal Sintang, yang merupakan salah satu kekayaan budaya dan identitas masyarakat Dayak di Bumi Senentang. Harapan tersebut disampaikan pada Selasa, 11 November 2025.
Wabup Sintang menegaskan bahwa tenun khas Sintang memiliki nilai seni, budaya, dan ekonomi yang tinggi sehingga perlu terus didorong agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Untuk itu, Dekranasda diharapkan lebih intensif melakukan pembinaan, pendampingan, serta membantu promosi para penenun lokal.
“saya berharap semoga amanah yang diberikan itu dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat untuk memajukan kerajinan daerah kita tercinta” terang Wakil Bupati Sintang
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan beberapa hal yang perlu diperkuat oleh Dekranasda mendorong inovasi motif dan desain tanpa meninggalkan unsur budaya asli. Memperluas akses pasar melalui pameran, marketplace, dan kerja sama lintas sektor. Mendukung kualitas produksi, mulai dari bahan baku hingga pewarnaan tradisional. Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok penenun di berbagai desa.
Ronny menambahkan bahwa tenun Sintang bukan hanya produk kerajinan, tetapi warisan budaya yang harus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi muda. Dengan dukungan Dekranasda, ia berharap para pelaku tenun dapat terus berkembang dan mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih baik.



